<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DKPP | KendariAktual.com</title>
	<atom:link href="https://www.kendariaktual.com/topic/dkpp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kendariaktual.com</link>
	<description>Tajam &#38; Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Jul 2020 15:07:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.kendariaktual.com/wp-content/uploads/2020/07/Kendari-Aktual-90x90.png</url>
	<title>DKPP | KendariAktual.com</title>
	<link>https://www.kendariaktual.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DKPP: PTUN Urusi Masalah Hukum, Bukan Etik</title>
		<link>https://www.kendariaktual.com/dkpp-ptun-urusi-masalah-hukum-bukan-etik/</link>
					<comments>https://www.kendariaktual.com/dkpp-ptun-urusi-masalah-hukum-bukan-etik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 15:07:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kode Etik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kendariaktual.com/?p=904</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARIAKTUAL.COM, JAKARTA &#8211; Anggota DKPP, Ida Budhiati angkat bicara terkait polemik putusan <a class="read-more" href="https://www.kendariaktual.com/dkpp-ptun-urusi-masalah-hukum-bukan-etik/" title="DKPP: PTUN Urusi Masalah Hukum, Bukan Etik" itemprop="url">Selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://www.kendariaktual.com/dkpp-ptun-urusi-masalah-hukum-bukan-etik/">DKPP: PTUN Urusi Masalah Hukum, Bukan Etik</a> first appeared on <a href="https://www.kendariaktual.com">KendariAktual.com</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARIAKTUAL.COM, JAKARTA &#8211;</strong> Anggota DKPP, Ida Budhiati angkat bicara terkait polemik putusan PTUN Jakarta dalam perkara 82 Tahun 2020. Menurutnya, Presiden Joko Widodo melalui Keppres 34/P Tahun 2020 yang memberhentikan tidak hormat Evi Novida Ginting sebagai Anggota KPU, sudah sesuai amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.</p>
<p>Hal ini diungkapkannya saat menjawab pertanyaan media usai audiensi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (29/7/2020).</p>
<p>&#8220;Belum dibentuk mahkamah etik yang diberikan tugas untuk mengoreksi putusan DKPP,&#8221; jelas Ida.</p>
<p>Menurutnya, PTUN yang notabene di bawah Mahkamah Agung (MA) itu hanya lembaga peradilan yang berwenang untuk memeriksa persoalan hukum, bukan persoalan etik.</p>
<p>&#8220;Nah ini dua hal yang berbeda antara problem hukum dengan problem etik,&#8221; ujar Ida.</p>
<p>Perempuan yang menjadi Anggota KPU RI Periode 2012-2017 ini menambahkan, berdasar UU 7/2017, DKPP memiliki otoritas untuk menerbitkan vonis atau putusan yang bersifat final dan mengikat (final and binding).</p>
<p>Sehingga, tidak ada satu pun lembaga peradilan yang bisa mengoreksi putusan DKPP yang merupakan peradilan etik di bidang pemilu.</p>
<p>&#8220;Karenanya keputusan Bapak Presiden itu sudah tepat melaksanakan dan menindaklanjuti putusan DKPP yang final dan binding serta tidak bisa dianulir oleh peradilan hukum,&#8221; pungkasnya.</p>The post <a href="https://www.kendariaktual.com/dkpp-ptun-urusi-masalah-hukum-bukan-etik/">DKPP: PTUN Urusi Masalah Hukum, Bukan Etik</a> first appeared on <a href="https://www.kendariaktual.com">KendariAktual.com</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kendariaktual.com/dkpp-ptun-urusi-masalah-hukum-bukan-etik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
