KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Warga Desa Banu-banua jaya kecamatan kulisusu Kardin (37) dilaporkan hilang jatuh dari longboat disekitar perairan ereke, Minggu (22/3/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari Amiruddin AS mengatakan, pada pukul 06.40 Wita pihaknya menerima informasi dari Herimuddin (Danpos Polair Ereke) yang melaporkan telah terjadi 1 orang yang hilang jatuh dari longboat disekitar perairan ereke
Berdasarkan laporan tersebut ungkapnya, pada pukul 07.00 Wita Tim rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju LKP untuk memberikan bantuan SAR,
“Tim sudah kita turunkan untuk melakukan pencarian terhadap korban. Adapun jarak tempuh LKP dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 41 Nautical Mile,”jelasnya pada kendariaktual.com, Minggu (22/3/2026).
Amiruddin menuturkan, kronologi kejadian berawal pada tanggal 21 Maret 2026 pukul 05.30 Wita korban berangkat dari desa banu-banua jaya tujuan Desa Tanah Merah. Menurut istri korban, Kardin dalam perjalanan menujuh tanah merah sempat berteduh dan istrahat di salah satu pondok di teluk kulisusu karena hujan deras dan angin kencang,.
Selanjutnya ungkap Kasarnas, saat itu pula longboat korban hilang dan hanyut terlepas dari ikatannya, korban sempat berenang mengejar kemudian menepi di bakau, ketika ada longboat yang lewat mengarah ke tanah merah korban meminta tolong untuk numpang dan ikut bersama katinting tersebut menuju tanah merah.
“Pada pukul 17.00 Wita saudara Laroni sepupu dari korban menelpon Karianto untuk menyampaikan bahwa korban dirinya berada di rumahnya di desa tanah merah. Artinya korban telah tiba ditujuan desa tanah merah,”ungkapnya.
Tetapi pada Pukul 18.30 WITA tutur Kasarnas, istri korban menerima telpon dari saudara LaRoni bahwa dalam perjalanan dari tanah merah menuju kembali ke desa banu-banua jaya korban loncat dari longboat.
“Pencarian sempat dilakukan pencarian terhadap korban dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima,”tuturnya.
Reporter : Idris
Editor : Rasman
