KENDARIAKTUAL.COM. KENDARI – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar training Rekalamasi Revegetasi Pascatambang Nickel, Selasa (3/2/2025) di Hotel Claro Kendari.
Ketua Perhapi Sultra Afdhal mengatakan, training Reklamasi Revegetasi Pascatambang Nickel ini pihaknya berharap bisa memberikan pemahaman terhadap pelaku pengusaha tambang di Sultra terkait pentingnya reklamasi dilokasi tambang.
“Lepas dari kegiatan peserta dari training ini bisa menerapkan pengetahuan yang didapatkan dilokasi mereka bekerja,”jelasnya pada kendariaktual.com, Selasa (3/2/2025).
Afdhal menambahkan, pelatihan ini bukan hanya diikuti oleh pelaku pengusaha tambang. Tetapi juga diikuti oleh para akademisi dibidang pertambangan.
“Khusus untuk akademisi melalui kegiatan training ini bisa menyalurkan pengetahuannya. Dengan begitu kita bisa meminimalisir dampak dari perubahan lingkungan yang ada,”ujarnya.
Sementara itu Kordinator inspektur Tambang Sulawesi Tenggara Kamrulah dalam sambutannya menerangkan, kegiatan training ini diharapkannya tidak berhenti disini saja. Tetapi hasil dari training ini bisa berdampak pada kesadaran dari para pelaku usaha tambang Sultra dalam reklamasi lokasi tambang.
Selain itu tuturnya, setelah training ini bisa merubah mainset pelaku penambang ya g belum berpikir untuk reklamasi pasca menambang menjadi berpikir untuk melakukan reklamasi.
“Kami berharap semoga yang diutus di training ini bisa manfaatkan kegiatan ini sehingga bisa seluruh pelaku pengusaha tambang bisa melakukan reklamasi,”tuturnya.
Untuk diketahui jumlah peserta dari training Reklamasi Revegetasi Pascatambang Nickel berjumlah 80 orang.
Reporter : Nasma
Editor : Rasman
