<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Buton Tengah Hari Ini | KendariAktual.com - Kabar Terbaru Terkini</title>
	<atom:link href="https://www.kendariaktual.com/tag/buton-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kendariaktual.com</link>
	<description>Tajam &#38; Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Dec 2020 12:52:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.kendariaktual.com/wp-content/uploads/2020/07/Kendari-Aktual-90x90.png</url>
	<title>Berita Buton Tengah Hari Ini | KendariAktual.com - Kabar Terbaru Terkini</title>
	<link>https://www.kendariaktual.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menyelami Birunya Kotaeono di Buteng, Wisata Alam yang Terjaga Keasriannya</title>
		<link>https://www.kendariaktual.com/menyelami-birunya-kotaeono-di-buteng-wisata-alam-yang-terjaga-keasriannya/</link>
					<comments>https://www.kendariaktual.com/menyelami-birunya-kotaeono-di-buteng-wisata-alam-yang-terjaga-keasriannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KendariAktual]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2020 12:49:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kendariaktual.com/?p=5595</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARIAKTUAL.COM, LABUNGKARI &#8211; Hamparan air biru, tebing kapur kiri dan kanan, deru <a class="read-more" href="https://www.kendariaktual.com/menyelami-birunya-kotaeono-di-buteng-wisata-alam-yang-terjaga-keasriannya/" title="Menyelami Birunya Kotaeono di Buteng, Wisata Alam yang Terjaga Keasriannya" itemprop="url">Selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://www.kendariaktual.com/menyelami-birunya-kotaeono-di-buteng-wisata-alam-yang-terjaga-keasriannya/">Menyelami Birunya Kotaeono di Buteng, Wisata Alam yang Terjaga Keasriannya</a> first appeared on <a href="https://www.kendariaktual.com">KendariAktual.com</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARIAKTUAL.COM, LABUNGKARI &#8211; Hamparan air biru, tebing kapur kiri dan kanan, deru angin dan rindangnya pepohonan membuat siapa saja akan merasa damai saat berada di tempat wisata permandian Kotaeono, Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra).</p>
<p>Begitulah gambaran, permandian baru di Desa Rahia, Kecamatan Gu, Buteng, yang kini menjadi viral karena keindahannya. Mata para pengujung akan di buat tertawan, dengan keindahan alam yang masih alami itu.</p>
<p>Berjarak tidak terlalu jauh dari pemukiman warga di desa Rahia, permandian Kotaeono akan membuat tubuh menjadi rileks, serta merupakan tempat yang sempurna untuk melupakan sejenak aktivitas sehari-hari yang menjemukan.</p>
<p>Nurhalizah, salah satu pengunjung mengaku, permandian Kotaeno merupakan tempat yang tepat untuk menikmati akhir pekan bersama keluaraga. Tidak hanya itu, katanya, para traveling serta penyuka fotografi juga wajib mengunjungi tempat tersebut.</p>
<p>&#8220;Suasananya masih sangat alami dan bersih, serta angin yang sejuk dan air yang berwarna biru langitnya sangat  menyegarkan pikiran,&#8221; ungkap liza pada Kendariaktual.com, Sabtu (26/12/2020).</p>
<p>Selain itu, lanjut Nurhalizah, sebelum tiba di Kotaeono, para pengunjung juga akan disajikan dua objek wisata alam lainnya yang tidak kalah menarik.</p>
<p>Ia menjelaskan, dari ibu kota Buteng, Labungkari, permandian Kotaeono ditempuh dengan jarak 3,5 kilometer, atau sekitar satu setengah jam dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat.</p>
<p>Untuk menuju permandian Kotaeono, pengunjung akan melewati jalur berbatuan, memasuki gua kecil menuju permandian serta akan disajikan keindahan alam, air laut hijau tua, kapal-kapal yang lewat.</p>
<p>Jika beruntung, para pengunjung juga dapat menyaksikan secara langsung aktivitas warga desa Rahia, yang tengah panen rumput laut.</p>
<p>Untuk diketahui, Kotaeono (PEKO) memiliki bentuk seperti danau kecil persegi panjang. Di sana para pengunjung bisa menikmati indahnya Kotaeono dengan menumpangi perahu yang telah disediakan oleh pengelola.</p>
<p>Bagi anda yang ingin berkunjung ke sana, tak perlu khawatir harus merogok koceh dalam-dalam untuk mendapatkan akses masuk ke dalam permandian Kotaeono.</p>
<p>Sebab, untuk menikmati kesegaran permandian Kotaeono, pengelola belum memberlakukan sistem pembayaran bagi wisatawan yang ingin berkunjung.</p>
<p>Tapi cukup dengan menjaga kebersihan serta tidak membuang sampah sembarang sebagai upaya untuk bersama-sama menjaga keindahan Kotaeono.</p>
<p>Reporter : Krismawan<br />
Editor: Randi Ardiansyah</p>The post <a href="https://www.kendariaktual.com/menyelami-birunya-kotaeono-di-buteng-wisata-alam-yang-terjaga-keasriannya/">Menyelami Birunya Kotaeono di Buteng, Wisata Alam yang Terjaga Keasriannya</a> first appeared on <a href="https://www.kendariaktual.com">KendariAktual.com</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kendariaktual.com/menyelami-birunya-kotaeono-di-buteng-wisata-alam-yang-terjaga-keasriannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Desa Talaga Dilaporkan Hilang di Perairan Siompu</title>
		<link>https://www.kendariaktual.com/warga-desa-talaga-dilaporkan-hilang-di-perairan-siompu/</link>
					<comments>https://www.kendariaktual.com/warga-desa-talaga-dilaporkan-hilang-di-perairan-siompu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2020 07:33:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kendariaktual.com/?p=3094</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI &#8211; Seorang warga Desa Telaga dua Kecamatan Telaga Raya Kabupaten Buton <a class="read-more" href="https://www.kendariaktual.com/warga-desa-talaga-dilaporkan-hilang-di-perairan-siompu/" title="Warga Desa Talaga Dilaporkan Hilang di Perairan Siompu" itemprop="url">Selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://www.kendariaktual.com/warga-desa-talaga-dilaporkan-hilang-di-perairan-siompu/">Warga Desa Talaga Dilaporkan Hilang di Perairan Siompu</a> first appeared on <a href="https://www.kendariaktual.com">KendariAktual.com</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI &#8211; </strong>Seorang warga Desa Telaga dua Kecamatan Telaga Raya Kabupaten Buton Tengah La Hanawi (30) dilaporkan terjatuh dari longboat yang ditumpangi bersama dua rekannya, Sabtu (26/9/2020) diperairan Siompu. Hingga saat ini korban La Hanawi belum ditemukan.</p>
<p>Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan,  pihaknya mendapatkan informasi ini sekitar pukul 10.40 pihaknya mendapatkan laporan dari anggota Polsek Telaga yang menyatakan telah terjadi kecelakaan laut terhadap seorang warga Desa Telaga II.</p>
<p>Menindak lanjuti laporan tersebut ungkapnya, pukul 10.55 wita tim rescue pos SAR Baubau diberangkatkan menuju LKK dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR. Jarak LKK dgn Pos SAR baubau sekitar 18, 41 Nautical Mile.</p>
<p>&#8221; Kronologis terjadinya kecelakaan  ini pada hari jumat 25 september 2020 sekitar pukul 24.00 wita korban bersama dua org rekannya yaitu Arman  dan Arifin berangkat dari pulau siompu dgn menggunakan longboat menuju pulau talaga,&#8221;jelasnya pada kendariaktual.com, Sabtu (26/9/2020).</p>
<p>Sekitar satu jam lanjutnya, perjalanan longboat tersebut dihantam oleh ombak sehingga menyebabkan air masuk ke dalam longboat dan pada saat itu korban La Hanawi dalam posisi tidur tiba-tiba terbangun dan kaget akibat hantaman ombak.</p>
<p>Dan melihat air yang masuk ke dalam kapal sehingga korban melompat kedalam air dengan posisi longboat sedang laju.. Kedua teman korban memutar balik longboat dan melakukan pencarian terhadap korban. Sampai sekitar 2 jam melakukan pencarian.</p>
<p>&#8220;Dikarenakan cuaca yang tidak bersahabat pada saat itu dan dalam kondisi gelap gulita sehingga diputuskan untuk nelanjutkan perjalanan menuju pulau talaga guna meminta bantuan,&#8221;terangnya.</p>
<p>Reporter : Rezky</p>The post <a href="https://www.kendariaktual.com/warga-desa-talaga-dilaporkan-hilang-di-perairan-siompu/">Warga Desa Talaga Dilaporkan Hilang di Perairan Siompu</a> first appeared on <a href="https://www.kendariaktual.com">KendariAktual.com</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kendariaktual.com/warga-desa-talaga-dilaporkan-hilang-di-perairan-siompu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
