oleh

AJP Terus Berjuang Mengawal Aspirasi Masyarakat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Politisi muda asal Partai Golongan Karya (Golkar) Aksan Jaya Putra (AJP), telah genap setahun menjadi anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), sejak dilantik pada tanggal 7 Oktober 2019 lalu.

Setahun, pemilik suara terbanyak untuk daerah pemilihan (Dapil) Kota Kendari ini, telah menjalankan tugas dan tupoksinya sebagai pendatang baru di parlemen Sultra.

Sebagai anggota DPRD, lelaki yang kerap disapa AJP itu mengatakan, tantangan utama menjadi seorang wakil rakyat, adalah bagaimana mengawal aspirasi masyarakat, hingga dapat terealisasikan.

Tugas pokok itulah yang membuat seorang AJP terus menjaga eksistensinya dalam mengawal aspirasi konstituennya, khususnya yang berada di Dapil I Kota Kendari.

Yang baru diwujudkan selama setahun menjadi anggota dewan, yakni beda rumah tak layak huni bagi warga yang masuk kategori kurang mampu.

“Khusus di Kota Kendari, tahun ini baru 10 beda rumah, yang masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020,” ujar AJP saat ditemui di Sekretariat DPRD Sultra, Rabu (7/10/2020).

Meski begitu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra itu mengaku untuk aspirasi masyarakat, masih banyak yang belum diwujudkannya.bSeperti Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) khususnya warga Gunung Jati, yang kini sedang menjadi polemik, pengadaan sumur bor, perbaikan jalan, normalisasi kali/bronjong, drainase, dan lainnya.

Tentunya, permintaan masyarakat seperti yang diatas, akan menjadi fokus dan perhatian lelaki kelahiran Kendari 11 Agustus 1979, untuk menyampaikan ke pihak terkait dan mengawal sampai benar-benar direalisasikan.

“Apa yang menjadi aspirasi masyarakat, itu yang terus akan saya perjuangkan selama di DPRD Sultra. Karena hakikatnya, kita dipilih dan dipercaya oleh masyarakat untuk mengawal keluhan mereka,” ujar dia.

Tak hanya itu, pengabdiannya bukan hanya sebatas seorang penjaring aspirasi masyarakat, namun dia juga turut berperan aktif membantu pemerintah dalam penanganan wabah Covid-19.

Wujud nyata itu, ditunjukkannya dalam bentuk penyaluran bantuan sembako dan masker di beberapa wilayah di Kota Kendari, terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

Selain itu, bantuan alat pelindung diri (APD) khusunya untuk tenaga media yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe Selatan (Konsel), kota Kendari, dan RS Bahtermas Kendari.

“Kita mengabdi untuk rakyat bukan, untuk golongan,” tutur politikus Golkar itu.

Reporter  : Rezky

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *