oleh

Legislator ini Minta Semua Sekolah di Kendari BTM

-Kendari-441 views

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melakukan uji coba belajar tatap muka (BTM) dibeberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di ibukota Sulawesi Tenggara ini, mendapat tanggapan dari Legislator asal Partai Golkar di DPRD Kota Kendari La Ode Azhar.

Azhar mengatakan, kalau Pemkot Kendari melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) akan memverifikasi 8 sekolah guna menyelenggarakan BTM dinilainya kurang pas. Sebab seharusnya kalau memang Pemkot Kendari berencana mulai membuka sekolah bukan hanya beberapa sekolah saja.

Tetapi lanjut Azhar, seluruh sekolah di Kota Kendari ini kembali dibuka untuk melaksanakan BTM. Sebab dirinya menilai sistem belajar dari rumah (BDR) ini sangatlah berimbas pada kedisiplinan siswa-siswa ketika bersekolah normal nantinya.

“Saya bukannya tidak percaya akan adanya covid 19, tetapi khusus untuk proses belajar mengajar ini mestinya sudah dilakukan secara belajar tatap muka dan bukan lagi belajar dari rumah, “jelasnya, pada kendariaktual.com, Kamis (19/11/2020).

Jadi kalau Pemkot berencana hendak memulai BTM di Kota Kendari katanya, harusnya bukan hanya dilakukan beberapa sekolah saja. Tetapi mesti dilakukan disemua sekolah yang ada di Kota Kendari.

“Saya juga orang tua siswa, dimana anak saya menjadi tidak disiplin bangunnya selama proses belajar mengajar dilakukan di rumah. Jadi saya mau menegaskan kalau memang mau melaksanakan BTM maka seluruh sekolah harus dibuka, “ujarnya.

Kalau keraguan Pemkot akan timbul klaster baru ketika sekolah dibuka lanjutnya, maka mesti dilakukan langkah-langkah yang konkrit terkait penerapan new normal di sektor pendidikan.

Sebelumnya Dimudora Kota Kendari sedang melakukan verikasi terhadap delapan SMP di Ibukota Sulawesi Tenggara guna penerapan BTM. Dari delapan sekolah ini Pemkot akan mengujicoba 2 sekolah sebagai sekolah percobaan.

Reporter : Rezky

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait