oleh

Wali Kota Pimpin Upacara Hardiknas

-Kendari-59 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Wali Kota Kendari menjadi pembina upacara dalam upacara bendera peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) di SMPN 20 Kendari, Jumat (13/5/2022).

Upacara yang diikuti para siswa SMPN 20, para Kepala sekolah SD dan SMPN sekota Kendari dan pegawai Dikmudora Kota Kendari ini berlangsung hikmat, meskipun terjadi insiden saat pengibaran bendera karena bendera sempat turun saat hendak diikat, diduga karena tali bendera licin. Namun insiden itu bisa segera ditangani.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadim Anwar Makarim menjelaskan, kurikulum merdeka belajar yang sudah tiga tahun terakhir dilakukan, mampu mengurangi dampak hilangnya waktu pembelajaran.

“Kini kurikulum merdeka belajar telah ditetapkan di lebih dari 140 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Itu berarti sudah ada sekira ratusan ribu anak Indonesia yang sudah belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan memerdekakan. Kemudian para siswa tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena asesmen nasional yang diberlakukan saat ini tidak bertujuan menghukum guru atau murid, namun sebagai refleksi untuk mendorong perbaikan kualitas pendidikan disekolah.

Pasangan Siska Karina Imran ini
menambahkan, pandemi Covid 19 yang melanda dunia termasuk kota Kendari mengajarkan untuk bagaimana memberikan hak siswa tidak hanya berupa pengetahuan namun secara utuh termasuk proses tumbuh kembang dan interaksi sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Makmur menjelaskan hal penting dari peringatan Hardiknas ialah bagaimana siswa bisa menerapkan merdeka belajar.

“Saat ini di Kota Kendari pelaksanan pembelajaran kita sudah 100 persen kita laksanakan, tapi protokol kesehatan tetap menjadi prioritas dalam praktek belajar di kelas,” ungkapnya.

Untuk ketersediaan guru, Makmur mengakui masih mengalami kekurangan, namun masih bisa teratasi dengan keberadaan guru honorer ataupun kontrak.

Pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas di Kota Kendari para peserta upacara mengenakan pakaian adat nusantara.

 

Penulis :  Wahyu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait