oleh

KPwBI Sultra – Pemkot Kendari Mendorong Pasar S.I.A.P QRIS

-Ekobis-915 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terkait pendampingan Program Pasar Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai atau S.I.A.P Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Diungkapkan Kepala KPwBI Sultra, Doni Septadijaya, kolaborasi ini dilakukan sebagai upaya perluasan digitalisasi pembayaran khususnya di Kota Kendari, dengan melakukan Training of Trainers (ToT) dan pendampingan Program Pasar S.I.A.P. QRIS pada Kamis 22 Desember 2022 sesuai Surat Edaran No. 586/2833/2022.

“Kegiatan tersebut tidak lain untuk membentuk Pemerintah Daerah Digital serta meningkatkan kebiasaan masyarakat untuk menggunakan transaksi non tunai terutama dengan kanal pembayaran QRIS,” terang dia.

Berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah di masa mendatang khususnya Kota Kendari. Serta meningkatkan transaksi antara penjual dan pembeli dengan non-tunai khususnya melalui kanal QRIS, serta untuk perluasan Ekonomi Keuangan Digital (EKD) di Ibu Kota Sultra ini.

Sementara itu, Deputi KPwBI Sultra, Aryo Wibowo, menyampaikan bahwa Program Pasar S.I.A.P. QRIS dapat mengurangi unbanked population di Wilayah Sultra serta dapat meningkatkan literasi keuangan digital.

Disampaikan pula bahwa per bulan November 2022, pengguna QRIS di Sulawesi Tenggara berjumlah 81.225 serta jumlah QRIS UMKM lebih dari 100 ribu.

Kegiatan launching tersebut dilanjutkan dengan pendampingan kepada pengelola pasar serta para pedagang dengan disediakannya Booth “Pojok QRIS” selama satu minggu dengan berkolaborasi bersama seluruh Himbara, BSI, BCA, dan BPD serta GenBI Sultra untuk memperluas edukasi transaksi non tunai sekaligus mendorong akuisisi Pengguna baru QRIS di lingkungan pasar di Pasar Sentral dan Paddy’s Market Kota Kendari.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan DPRD Kota Kendari, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kepala OPD, Perbankan, Pengelola Pasar serta sekitar 200 Pelaku Usaha di lingkungan pasar Kota Kendari.

Booth “Pojok QRIS” yang disediakan bertujuan sebagai media untuk pendaftaran mobile banking ataupun mobile payment dan melakukan user experience untuk transaksi QRIS, serta mendorong pendaftaran QRIS merchant kepada para pedagang di lingkungan pasar dengan harapan bahwa kedepan akselerasi dan akseptasi QRIS semakin meluas di Kota Kendari.

Selain itu, melalui kerja sama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kendari, Penyedia Jasa Pembayaran, dan pengelola pasar, setiap pedagang disediakan QRIS untuk pembayaran retribusi yang memungkinkan pembayaran retribusi yang lebih mudah dan transparan dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari.

Ke depan, diharapkan Program Pasar S.I.A.P. dapat diperluas ke pasar lain, tidak hanya di Kota Kendari namun juga di seluruh wilayah Provinsi Sultra, mengingat arti penting dan dampaknya yang positif bagi perekonomian daerah, antara lain dapat melalui peningkatan mobilitas transaksi ekonomi antara UMKM dan masyarakat (tidak dibatasi tempat dan waktu), optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dan pajak yang langsung masuk ke kas daerah, dan lainnya.

“Semoga setiap upaya yang telah dilakukan dapat berkontribusi secara nyata dalam perluasan ekosistem pembayaran digital di Sultra,” pungkas Aryo.

 

Reporter : Nurul

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.