oleh

Lima Rumah di Koltim Terbakar, Tiga Diantaranya Rata dengan Tanah

KENDARI AKTUAL.COM, TIRAWUTA – Lima unit rumah di lingkungan V, Kelurahan Ladongi Jaya, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara terbakar pada Senin (21/9/2020) sekitar pukul 24.20 Wita.

Tiga rumah warga diantaranya rata dengan tanah, sedangkan duanya hanya kebakaran di areal dapur.
Lima rumah warga yang terbakar diantaranya milik Lande (60), Andi Agus (45), Murni (55), Yuli (23), dan Muslimin (48).

Salah seorang warga Ladongi, Idrus menuturkan, rumah yang pertama kali terbakar adalah milik Lande. Api pertama kali terlihat dibahagian dapur.

“Api sangat cepat bergerak dan merembet ke rumah tetangga Lande. Selain terbuat dari kayu, jarak rumah juga sangat berdekatan,” ungkapnya.

Selama kebakaran, tak satu pun mobil pemadam kebakaran milik pemerintah daerah yang muncul di lokasi kebakaran. Kata Idrus, warga berupaya menghubungi nomor petugas pemadam kebakaran tapi handphonenya tidak aktif.

“Untungnya kasian ada empat unit mobil tangki yang biasa digunakan untuk menyiram debu dari PT HK, kalau tidak rata satu blok terbakar. Sampai empat kali mobil tangki itu bolak-balik ambil air,”ucap Idrus.

Idrus mengharapkan pemerintah daerah Koltim bisa menyiapkan armada pemadam di wilayah kecamatan yang padat penduduknya, termasuk kecamatan Ladongi.

“Seharusnya bisa dilihat wilayah-wilayah yang memiliki penduduk padat, mesti ada standby mobil pemadam kebakaran. Sehingga begitu ada kejadian, bisa cepat diatasi dan tidak menimbulkan banyak korban kebakaran,”pintanya.

Berbekal mobil tangki PT Hutama Karya dan gotong royong masyarakat dan petugas keamanan, api berhasil dipadamkan pada pukul 02.00 wita dini hari.

Kapolsek Ladongi, Iptu Trimo Susanto menyebutkan, dari keterangan yang dikumpulkan di lokasi kejadian bahwa kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

“Korban jiwa nihil, kerugian materil diperkirakan sekitar 700 juta,” katanya.

Reporter : Haswin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *