oleh

Sekda Kendari Lantik TABG Sultra

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Nahwa Umar melantik 5 Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) pembangunan kantor GUbernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (3/9/2020) di Hotel Plasa In Kendari.

Lima TABG yang dilantik diantaranya, Dr Ir H Pahri Yamsu, M.Si (Kepala Dinas Cipta Karya, Jasa Konstruksi dan Tata Ruang Sultra) sebagai pengarah, Dr Ir Arifuddin Akil, MT (ketua), Dr Eng Rita Irmawaty, ST, MT (Sekretaris), Dr Ir Tri Harianto, M.Eng (anggota) dan Prof Dr Ir H Ansar Suyuti, SH, MT, IPU (anggota).

Sekda Kota Kendari Nahwa Umar mengatakan, pelantikan TABG ini dilantik oleh pemerintah kota kendari didasari permen PU NO 11 tahun 2018 tentang TABG ini dilantik oleh Wali Kota Kendari. Jadi kehadirannya hari ini melantik dimandatkan oleh Wali Kota Kendari.

“Kami berharap TABG ini bisa menjalankan tugas perundangan yang berlaku dalam proses pengerjaan pembangunan gedung yang ada di Kota Kendari, “jelasnya, di Hotel Plasa In Kendari, Kamis (3/9/2020).

Sementara itu pengarah PABG Sultra Pahri Yamsul menerangkan, sesuai undang-undang Bangunan Gedung bangunan diatas delapan lantai harus melibatkan memeriksa dan segala hal yang menyangkut pembangunan gedung tersebut.

Harapannya, bangunan gedung yang dibangun nantinya sesuai dengan estetika dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Jadi TABG ini nantinya melakukan pengawasan terhadap pembangunan gedung yang dibangun didaerah ini.

“Tugas utama dari TABG ini mereka akan memeriksa hasil desain kita baik struktur, mekanik, elektrikal dan hal lain yang terkait sehingga memenuhi standar undang-undang bangunan gedung, “ujarnya.

Salah satu satu contoh yang akan menjadi tugas dari TABG lanjutnya, bagaimana bangunan gedung tersebut bisa mengakomodir penyandang cacat, mengantisipasi terjadinya kebakaran, mengantisipasi terjadinya gempa. Jadi seluruh anggota TABG ini akan menyalurkan ilmu mereka sehigga gedung yang dibangun sesuai dengan kaidah dan teknologi yang ada.

“Adapun ketua, sekretaris dan anggota TABG Sultra ini berasal dari Universitas Hasanuddin (Unhas). Alasan kita menggunakan Unhas karena mereka yang memiliki sertifikat untuk bangunan gedung, “tuturnya.

Kedepannya tambah ketua Pengprov Perbasasi Sultra ini, universitas di Kendari sudah ada yang memiliki sertifikat. Sebab kedepannya, pihaknya membutuhkan multi ilmu dan tenaga ini sudah ada di Universitas di Kota Kendari.

Reporter : Rezky

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *