oleh

Surunuddin Puji Penanganan Covid 19 di Ponpes Gontor

KENDARIAKTUAL.COM, ANDOOLO – Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunudddin Dangga memuji penanganan covid 19 yang dilakukan oleh pengelola Pondok pesantren (ponpes) Modern Darussalam Gontor Putra Kampus 6 Riyadhatul Mujahidin Pudahoa di Mowila, Kabupaten Konsel.

Menurutnya, tangguhnya Ponpes Gontor Putra dalam penanganan covid 19 tidak lepas dari kesungguhan upaya pengurus Ponpes yang patuh pada adaptasi kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan yang super ketat.

“Saya sangat bangga karena kehadiran Ponpes Gontor tersebut mampu untuk kontinyu menciptakan penerus bangsa dan daerah konsel yang pintar dan mahir tidak hanya dari sisi secara keilmuan tapi juga mampu menciptakan karakter santri yang punya kontrol diri dan punya spirit religius,”jelasnya, ketika mengunjungi Ponpes Gontor Putra.

Orang nomor satu di Konsel ini menambahkan, pihaknya menginginkan generasi muda Konsel bisa turut mengenyam pendidikan di Pondok tersebut. Yang mana sistem pendidikannya tidak kalah bersaing dengan sekolah umum lainnya.

“Apresiasi kami atas adanya ponpes ini, selain memperdalam ilmu juga berguna sebagai tameng dan penjaga generasi kita dari derasnya dampak negatif era globalisasi,” ungkap Surunuddin.

Adapun dukungan dari Pemerintah Kabupaten Konsel tuturnya, kedepan bagi peserta didik yang ingin masuk Pesantren Modern 6, dirinya bakal memberikan bantuan anggaran semaksimal mumgkin.

“Untuk mendorong generasi penerus, di Tahun 2021 bagi putra-putri Konsel yang sekolah disini akan kita berikan bantuan dana sekolah, dengan harapan selain pintar juga beriman. Endingnya dalam rangka mempersiapkan generasi kita kedepan yang berkualitas,” jelas Bupati.

Wakil Pengasuh Pesantren Gontor Putra, Ustadz Aripuddin menyampaikan terimakasih atas kunjungan Bupati yang kesekian kalinya, ia juga mengapresiasi dukungan nyata terhadap pembangunan pesantren dan pengembangan SDM yang berkelanjutan.

“Tidak bisa saya ucapkan selamat datang kepada beliau, karena sudah keseringan berkunjung, yang kami anggap bagian dari keluarga besar pesantren, sebab telah banyak perhatian serta bantuan yang diberikan untuk pembangunan pondok ini. Kami hanya bisa sampaikan terima kasih dan apresiasi tulus,” ujar Ustadz Aripuddin.

Dijelaskan ustadz juga, bahwa sejak ramadhan tahun 2020 pondok berganti nama dari Pondok 7 Kendari menjadi Pondok Modern 6 Konsel, juga sebagai bentuk kecintaan terhadap kabupaten ini, yang mana saat ini telah mengasuh 500 santri termasuk tenaga pendidik.

Terkait penyematan pesantren tangguh covid 19, ia mengungkapkan, demi memutus mata rantai penularan virus, pondok menerapkan protokol kesehatan secara ketat termasuk membiasakan santri selalu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. Juga mengukur suhu tubuh dan menyemprotkan cairan desin kepada tamu yang akan berkunjung.

Disampaikan juga, Pondok telah menyiapkan ruang isolasi sebanyak 7 kamar lengkap dengan taman bermain, sebagai antisipasi jika ada yang terpapar virus.

“Untuk menjaga 500 orang dalam pondok dari covid-19, kita terapkan protokol kesehatan dengan disiplin tinggi dan siapkan tempat isolasi,” tuturnya.

Reporter : Muhammad Anca

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *