oleh

Tips Peringati Maulid Nabi di Masa Pandemi

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Hari ini Kamis 29 Oktober 2020, jatuh pada 12 Rabiul Awal 1442 Hijriah serempak dengan hari kelahiran baginda Nabi Muhammad SAW.
Bagi umat Islam diseluruh dunia hari peringatan kelahiran baginda nabi Muhammad SAW ini pun sering dilaksanakan dengan beragam kegiatan dan acara.

Namun saat ini kita semua jauh dari hal serupa, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga pulih melerai negeri ini. Tetapi jangan khawatir sebab kamu masih bisa merayakan peringatan bulan Maulidmu dengan beberapa tips berikut :

1. Perbanyak Berdoa dan Bershalawat
Dalam memperingati hari yang baik ini, alangkah baiknya jika kita banyak melakukan amalan-amalan baik seperti meningkatkan ibdah, perbanyak berdoa dan melantunkan shalawat untuk nabi Muhammad SAW. Semua itu jauh lebih baik dari pada anda menghabiskan waktu melakukan hal yang mudharat.

2. Berpuasa
Dalam kitab Mirat Al-Mafatih Syarah Misykat Al-Mashabih, beliau berkata,
(فَقَالَ فِيْهِ وُلِدْتُ وَفِيْهِ أُنْزِلَ) أي الوَحْيُ (عَلَىَّ) أي فَأَصُوْمُ شُكْراً لِهَاتَيْنِ النِّعْمَتَيْنِ
Dari Abu Qatadah Al-Anshar bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Senin. Beliau menjawab, ‘(Karena) saat itu aku dilahirkan dan saat itu aku dituruni wahyu.’ (HR. Muslim).
Hal ini memberikan kita pelajaran bahwa baginda nabi Muhammad SAW bersyukur atas kelahirannya dengan cara berpuasa.

3. Perbanyak Sedekah dan Berbagi
Di hari yang baik ini alagkah baiknya jika kita juga saling peduli dengan sesama, apalagi dimasa yang serba keterbatasan ini memperingati hari Maulid dapat dilakukan dengan perbanyak bersyukur. Atas pencapaian-pencapaian kita.

4. Tetap menjaga Kebersihan
Meskipun hanya dari rumah kita merayakan hari yang bahagia ini tidak dengan tetangga kompelks atau warga-warga desa pun kelurahan tempat kita. Tetapi kita juga tidak boleh melupakan untuk tetap menjaga kebersiahan, tetap mematuhi aturan dari pemerintah dan tetap budayan hidup bersih dan sehat. Hal ini akan membantu ada untuk terhindar dari serangaj virus, kuman maupun sejenisnya.

Reporter : Erviana Hasan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *