oleh

Hendak Cari Pohon di Hutan, Wanita ini Malah Temukan Mayat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Warga kelurahan Watubangga, kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), digegerkan dengan penemuan sesosok pria tak bernyata di tengah hutan, Senin (28/12/2020).

Kapolsek Baruga, AKP I Gusti Komang Sulastra mengungkapkan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Tini (36), yang hendak mencari pohon di dalam hutan, sekira pukul 11.30 wita.

“Saat ditemukan mayat dalam posisi terbaring di tanah, di dalam hutan dengan leher terikat tali nilon berwarna biru yang di ikatan di dua batang bambu kecil dan terdapat satu buah botol vape berwarna kuning,” bebernya.

Menurut keterangan saksi mata, lanjutnya, Tini bersama rekannya hendak mencari bunga (Janda Bolong), namun saat melintas di dalam hutan Tina melihat sesosok mayat yang terbaring di tanah.

Usai melihat mayat tersebut, sambungnya, saksi Tini lalu berlari menuju tempat parkiran motornya dan menelpon saudara lelakinya bernama Tasrin, warga Abeli Dalam, dan memintanya untuk datang ke TKP.

Saat ditemukan, mayat tersebut menggunakan baju kaos berwarna abu – abu bertuliskan “Yogyakarta” dengan motif candi borobudur dan celana panjang kain berwarna abu-abu serta di lengan sebelah kiri menggunakan gelang akar bahar.

“Kira-kira sekitar 2 meter dari dari lokasi kejadian penemuan mayat, terparkir motor berwarna merah – hitam merek suzuki Titan DT 6179 LE diduga milik korban. Pada kaki korban terdapat luka gores bagian kaki kanan yang belum diketahui apa penyebabnya,” ucapnya.

Dari hasil olah TKP diketahui identitas mayat tersebut diketahui adalah Joko Trisilo, ST., S.Km. Ia merupakan seorang pegawai negeri sipil PNS yang berdinas di Kalimantan dan beralamat di Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Watubangga, Kecamartan Baruga, Kota Kendari.

“Ditubuh korban terdapat luka gores pada kaki sebelah kanan. Pada pukul 14.17 WITA jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses pemeriksaan lanjut penyebab kematian,” tutupnya.

Untuk diketahui, dari pemeriksaan pihak kepolisian diduga kuat kematian korban tidak wajar.

 

Reporter : Krismawan
Editor: Randi Ardiansyah


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait