Kota Kendari Penuhi 5 Klaster Indikator Penilaian Kota Layak Anak

Advetorial1073 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari menyatakan telah memenuhi lima kluster indikator layak anak, yang terdiri dari hak sipil, pengasuhan alternatif, kesehatan, pendidikan dan perlindungan khusus.

Plt Kepala DP3A Kota Kendar Haslita mengatakan, lima kluster yang dimaksudkannya tersebu meliputi taman ramah anak, puskesmas ramah anak dan beberapa fasilitas lainnya.

Ilustrasi

“Misalnya taman ramah anak oleh Disbudpar, sekolah ramah anak dari Dinas penididikan, dan Puskesmas ramah anak dari Dinas Kesehatan,” jelasnya, pada kendariaktual.com, Senin (8/7/2024).

Menurut dia, dari upaya pemenuhan lima kluster tersebut, Kota Kendari akan kembali meraih predikat sebagai Kota Layak Anak (KLA) setelah sebelumnya meraih predikat KLA di 2019, 2021, 2022 hingga 2023 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Dituturkannya, KLA merupakan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Terdapat 24 Indikator KLA yang terbagi dalam 5 (lima) kluster dan menjadi poin penilaian dalam evaluasi KLA.

ILUSTRASI

Komitmen dan dedikasi yang diberikan oleh Pemkot Kendari bersama-sama dengan berbagai pihak selama ini, baik unsur swasta serta masyarakat, adalah elemen yang turut membawa Kota Tangerang kembali meraih penghargaan sebagai KLA pada 2025.

“Karena tidak bisa kalau dilakukan secara parsial, harus bersama-sama antara OPD dan juga pihak swasta bersama masyarakat. Kualitas SDM yang mumpuni juga menjadi faktor penting untuk mendukung terciptanya sebuah kota yang layak anak,” ujarnya.

Saat ini terangnya, pihaknya sedang melakukan kordinasi dengan beberapa sekolah dan pihak swasta agar bisa menambah klaseter baru dalam hal persiapan penilaian kota layak anak.

“Taget dari pemerintah Kota Kendari sangatlah jelas adalah bagaimana Kota Kendari benar-benar siap menghadapi penilaian kota layak anak,”tuturnya.

La Ode Azhar

Sementara itu Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari La Ode Azhar menerangkan, Kota Layak Anak ini janganlah semata-mata bertujuan untuk mendapatkan penghargaan saja.

Tetapi paling penting lanjut Politisi Partai Golkar ini, haruslah dilandasi untuk memberikan kenyamanan bagi anak dalam melakukan aktifitasnya baik diskeolah maupun difasilitas umum yang ada di Kota Kendari.

“Kami tentunya mendukung hal ini, tetapi satu hal yang harus kita cermati bersama melalui persiapan penilaian Kota Layak Anak dijadikan momentum penanganan anak-anak terlantar di Kota Kendari bisa lebih baik lagi,”tuturnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *