oleh

La Pili : Hasil Swab Rajiun Tumada Tidak Lazim

KENDARIAKTUAL.COM, LAWORO – Bakal Calon Wakil Bupati Muna, H La Pili menyebutkan, hasil swab La Ode M Rajiun Tumada yang beredar di media sosial yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak lazim.

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Sultra ini, surat hasil swab yang beredar tidak sesuai dengan identias La Ode M Rajiun Tumada. Lanjut dia, ketidak sesuaian ini juga patut dipertanyakan karena nama beliau yang tidak familiar yakni ‘Ld Muh Rajiun M’.

“Kita menduga hasil swab Bapak Rajiun ini tidak lazim. Ketidaksesuian identitas di hasil swab ini penulisan namanya berbeda yakni ‘Ld Muh Rajiun M’, padahal yang benar adalah La Ode M Rajiun Tumada,” kata H La Pili saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (6/9/2020).

Kata La Pili, terkait hasil swab yang beredar di medsos ini, dirinya menduga bukan sampel yang di ambil dari bapak La Ode M Rajiun Tumada. Melainkan, sampel hasil swab dari orang lain.

Lebih lanjut, tambah La Pili, bahwa hasil swab mandiri ini mestinya hanya menjadi pegangan individu yang bersangkutan dan dipergunakan pada tujuan bagi bakal calon dan cukup diperlihatkan saat mendaftar di KPU Muna. Anehnya lagi, hasil swab ini justru menjadi fulgar dan di upload di medsos.

“Kami menduga kuat ada yang sengaja main dan atas dugaan ini. Kuasa hukum kami akan segera melakukan penelusuran dan jika nanti ditemukan ada yang terlibat, maka harus diproses hukum,” tegasnya.

“Saya menghimbau kepada semua Tim RAPI (Rajiun-La Pili) untuk mari bersama kita kawal adanya indikasi permainan ini. Terus Solidkan barisan kita dan maksimalkan doa-doa kita kepada Allah SWT semoga kita semua dalam sebaik-baik LindunganNya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, hasil rapid test terbaru dan beberapa kali sebelumnya bapak La Ode M Rajiun Tumada, hasilnya Non Reaktif. Lanjut dia, kesehatan Rajiun juga nampak sehat, bugar dan tak kurang suatu apapun juga.

“Saya menyaksikan beliau (Rajiun) malah sangat ketat memperlakukan protokol kesehatan Covid-19 pada dirinya. Jadi wajar kalau hasil swab tersebut, banyak menimbulkan pertanyaan,” jelasnya.

Reporter : Adi R

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *