oleh

Siswa SMA 2 Kendari Terpilih Paskibraka Nasional

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Siswa SMA Negeri 2 Kendari Muhammad Arif Kususma menjadi putra daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kembali terpilih untuk mengibarkan bendera merah putih di istana negara, pada peringatan hari Raya Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 75, 17 Agustus 2020.

Sebelumnya pemerintah memutuskan tetap melaksanakan pengibaran bendera dengan hanya melibatkan delapan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Se-Indonesia, yang telah mengibar di tahun sebelumnya

Muhammad Arif Kusuma (17), siswa kelas sebelas Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kendari ini merupakan mantan Paskibraka Tahun 2019, yang dijadwalkan kembali terbang ke Jakarta pada hari Senin (3/8/2020), untuk bergabung bersama ke 8 oranglainnya, guna menjalani masa karantina dan pelatihan selama 2 pekan.

“Ini kesempatan kedua saya. Saya tidak menyangka dipilih kembali mengemban tugas mulia ini, Saya akan menampilkan yang terbaik,” ujar Arif usai berolahraga ringan di taman kantor Gubernur Sultra, Minggu(2/8/2020).

Arif melanjutkan, Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelumnya, untuk memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan yang harus dibawa selama masa karantina yakni sesuai protokol kesehatan, mulai General Chek Up, kesehatan Paru Jantung hingga Rapid tes untuk memastikan ia bebas Corona.

Sebelumnya, dalam jumpa pers terkait peringatah HUT RI ke 75, di istana negara, pada senin 6 July 2020 lalu, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan, pembatasan peserta upacara termasuk melibatkan Delapan mantan Paskribraka tersebut karena pemerintah khawatir dengan kondisi kesehatan ditengah masyarakat

Kami melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak merekrut (Paskibraka,red) di 2020. Sekali lagi kita sayangi kesehatan nyawa masyarakat dan protokol kesehatan yang harus kita junjung tinggi,” jelas Heru.

Reporter : Muhammad Anca

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *