oleh

Tidak Dukung HATI, Kader PDI Perjuangan Akan Dipecat

KENDARIAKTUAL.COM, WANGI-WANGI -Tidak mendukung pasangan Calon (Paslon) Haliana dan Ilmiati Daud (HATI), kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akan dipecat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan sekaligus wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas (LA) mengatakan, bahwa tidak bakal membiarkan nama besar PDI Perjuangan yang sudah jelas mengusung HATI, di bawa-bawa oleh kader mbalelo ke pihak sebelah.

“Biarkan teman-teman kita mbalelo, tapi beberapa kader-kader PDI Perjuangan Kabupaten Wakatobi sudah kita proses pemecatan. Tidak boleh kita biarkan mereka mengatasnamakan partai. Kemarin juga kita sudah kita laporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP),”ujarnya dalam Rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Wakatobi, Sultra solid bergerak, menangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) Wakatobi 2020 di Patuno resort, Jumat, (6/11/2020).

Ditempat yang sama, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sultra, Hasrat menegaskan, kader partai yang melawan tidak boleh didiamkan. Jika dibiarkan maka akan menciptakan citra yang buruk bagi PDI Perjuangan.

“Sampai detik ini, sikap partai tegas, tidak ada ruang untuk pengkhianat terhadap partai. Dan partai menggaransikan pembalasan terhadap pengkhianat akan lebih sakit dari pada pengkhianatannya,”tegasnya.

Dikatakannya, mengutip yang disampaikan oleh ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan hanya untuk orang-orang yang punya integritas terhadap partai. Jika tidak loyal, maka dipersilahkan keluar dari partai.

“Kita kader partai sudah disumpah atas nama Tuhan dihadapan partai dan disaksikan oleh Tuhan, maka sumpah itu wajib kita simpan baik-baik. Jika sumpah itu tidak realisasikan, maka kita menjadi makhluk yang hina sehina-hinanya. Dan itu tidak berhenti pada kita, karena kehinaan itu akan kita wariskan ke anak dan cucu kita,”pungkasnya.

Reporter  : La Ode Suhardin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait