oleh

Anggota TNI Aniaya Warga Ladongi

KENDARIAKTUAL. COM, TIRAWUTA- Tindakan arogansi dilakukan seorang anggota TNI bernama Ld Rasman.
Senin (17/8/2020), Ia melakukan penganiayaan terhadap salah seorang warga Ladongi bernama Abdul Kadir. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 wita. Persoalan ini ditengarai gegara lahan.

Menurut Toyo (54) tahun, awalnya ia hendak menuju rumah keluarganya. Tiba-tiba pelaku yang sudah berada di rumah imam masjid bernama Arjun.

“Dia panggil saya. Saya kasi berhenti motor. Dia bertanya pada saya tentang pembakaran lahan. Tapi saya bilang saya tidak tau saya. Bukan urusanku,” ujarnya.

Tak lama kemudian, korban melintas dengan sepeda motor. Ia bermasuk menemui Arjun (saksi) untuk membicarakan persoalkan acara tahlilan orang tuanya yang akan dilaksanakan malam ini, di rumahnya.

“Pelaku bilang lewat mi itu Tuhan pak guru. Tapi tunggu mi sebentar. Dia langsung berdiri sambil memperbaiki ikat pinggangnya. Saya bilang bahaya ini pak laode. Tidak lama, korban keluar, dia langsung dia hadang. Dia bilang lagi ko laporkan saya di Dandim. Dia majuki dan memukul satu kali dibagian dada korban, ” kata Toyo.

Korban terjatuh. Arjun berupaya menolong korban. Sementara Toyo merangkul pelaku.

Bukannya sadar, pelaku malah semakin mengamuk dan berupaya melepaskan rangkulan Toyo sampai mereka berdua terjatuh.

Saat kembali bangkit, pelaku berupaya memukul kembali korban. Namun Arjun menangkis pukulan itu.

“Saya tangkis waktu mau memukul yang kedua kalinya, ” beber Arjun.

Arjun berkisah, mula-mula pelaku datang di halte yang terletak dekat rumahnya. Mereka kala itu berbicara soal penyakit asam urat sekaligus pelaku membahas . tentang lahan yang diklaimnya.

“Tapi saya bilang, saya tidak tau, ” ujar Arjun.

Pelaku memang berniat mencari gara-gara. Sebelum kejadian, pelaku sempat mengatakan sesuatu yang kurang etis kepada sopir pengantar galon bernama Poka (26). Kebetulan sopir tersebut adalah sopir pengantar galon korban.

“Saya singgah diwarung Arjun untuk membeli rokok. Pelaku katakan pada saya kasitau bosmu tailasonya (maaf red). Jangan dia macam-macam dengan saya. Saya hanya senyum karena saya tidak tau masalah, ” cerita Poka.

Warga yang mendengar keributan berdatangan dan mencoba melerai peristiwa ini. Pelaku diamankan warga dan di bawah ke rumahnya guna menghindari amukan dari keluarga korban.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka memar dibagian dada, siku dan kaki. Pelaku kini sudah diamankan oleh petugas TNI.

Peristiwa penganiayaan sebelumnya diawali dengan pembakaran lahan yang sengaja dilakukan oleh pelaku dilahan milik korban.

Reporter:Adinda Putri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *