oleh

Box Culver Nyaris Roboh, Warga Tinggalkan Rumah

KENDARIAKTUAL.COM, TIRAWUTA – Proyek box culver yang dibangun diperbatasan desa Simbune dan Poni-poniki pada tahun 2015 lalu kini berbuah menjadi ancaman bagi sebagian penduduk disekitarnya.
Bahkan ada salah seorang warga yang tinggal berdekatan dengan box culver sudah pergi meninggalkan rumahnya beberapa waktu lalu.

Menurut Tanga, warga yang terpaksa meninggalkan rumah tidak lain adalah saudara kandungnya sendiri.

“Dia takut tinggal lagi disitu. Waktu musim banjir kemarin dia pergi,”katanya.

Menurut Tanga, saat pembangunan box culvert ada selesai dikerjakan, sisa tanah dengan rumah saudaranya masih ada sekitar 8 meter. Namun, setelah terkikis sedikit demi sedikit akhirnya kini hanya tersisa dua meter dari jarak longsoran.

Tanga juga mengkhawatirkan kelak terjadi longsoran susulan, utamanya pada saat memasuki musim penghujan berikutnya.

“Waktu musim hujan baru-baru ini jembatan (box culver) terasa goyang kalau kita lewat. Kita merasa khawatir,” terangnya.

Jalan yang di atasnya dibangun box culver menjadi alternatif oleh warga. Utamanya bagi mereka yang berjalan kaki.Selain sepi dilalui kendaraan besar, jalur ini juga bisa menghindarkan pejalan kaki dari terik mentari.

Jalur ini biasanya digunakan oleh warga untuk pergi mengolah pohon sagu menjadi makanan, pergi ke kebun, menuju pasar Poni-poniki. Anak-anak sekolah yang berjalan kaki juga sering lewat disitu.

Tanga berharap, pemerintah daerah dapat mengambil sikap untuk menyelesaikan permasalahan ini sebelum bertambah parah. Sehingga tidak terjadi ambruk seperti yang ada dijalur penghubung dusun III desa Poni-poniki.

Reporter : Adinda Putri Amelia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *