oleh

Deklarasi Halo Diramaikan Ribuan Pendukungnya

KENDARIAKTUAL.COM, WANGI-WANGI – Ribuan pendukung pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi Arhawi dan Hardin Laomo (Halo) memadati deklarasi pasangan tersebut di lapangan Merdeka Wangi-Wangi, Minggu (9/8/2020).

Balon Bupati Wakatobi Arhawi mengatakan, pihaknya bersukur karena telah melaksanakan deklarasi. Jadi tidak ada lagi pertanyaan dirinya akan berpasangan dengan siapa pada Pilkada Kabupaten Wakatobi 9 Desember mendatang.

“Dalam Pilkada Kabupaten Wakatobi ini saya berpasangan dengan Hardin Laomo dan diusung oleh Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Demokrat,”jelasnya, pada kendariaktual.com, Minggu (9/8/2020).

Diungkapkannya, saat ini dirinya sudah mendapatkan dukungan dari Partai Golkar dan Partai Demokrat. Tetapi tidak menutup kemungkinan masih akan ada Partai Politik lain yang akan memberikan dukungan pada pasangan Halo.

“Kita tidak mau mengumumkan partai politik apa lagi yang akan mendukung kami sebelum ada rekomendasi yang dikeluarkan oleh pengurus pusat partai tersebut,”ujarnya.

Terkait alasan dirinya memilih Hardin Laomo sebagai pasangannya dalam Pilkada Kabupaten Wakatobi, Arhawi menuturkan, karena dirinya mengetahui figur wakilnya tersebut sangatlah paham dengan pemerintahan. Ini dibuktikan dengan pengalamannya menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wakatobi selama 8 tahun.

“Bapak Hardin Laomo ini sangatlah matang dibirokrasi sebelum menjadi sekda Kabupaten Waktobi selama kurang lebih 8 tahun. Dia juga sudah melanglang buana diberbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan menjadi anggota DPRD Kabupaten Wakatobi ini,”tuturnya.

Alasan lain yang dikemukakan Arhawi, saat ini Wakatobi memiliki beban yang berat di masa yang akan datang. Karena pemerintah pusat telah menetapkan Wakatobi menjadi satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas nasional.

“Jadi pengalaman Hardin Laomo sebagai birokrat di daerah ini tentunya sangatlah paham bagaimana bisa bersama-sama saya menyiapkan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di 2021 hingga 2024,”tuturnya.

Dengan begitu kolaborasi dirinya dengan Hardi Laomo terangnya, akan bisa menciptakan pemerintahan yang baik di Kabupaten Wakatobi. Sebab pengalaman dirinya sebagai bupati dan Hardin Laomo sebagai mantan jenderal Birokrasi di Wakatobi menjadi sebuah kekuatan yang kuat untuk membangun Kabupaten Wakatobi kedepannya.

“Bukan berarti selama ini kita tidak paham tentang itu, tetapi jika berbagi tugas dengan wakil Bupati, maka itu juga akan meringankan beban Bupati untuk mengendalikan tugas pemerintahan,”tuturnya.

Reporter : La Ode Suhardin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *