DPRD Dukung Pembentukkan UPTD Persampahan

Advetorial1119 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – DPRD Kota Kendari mendukung pembemtukkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) persampahan. Harapannya, dengan adanya UPTD ini akan bisa kembali membenahi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Puuwatu.

Wakil Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim mengatakan, rencana Pemerintah Kota Kendari membentuk UPTD persampahan merupakan langkah tepat untuk membenahi persoalan sampah di ibukota Sulawesi Tenggara ini.

Sebab sejauh ini lanjut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, persoalan persampahan di Kota Kendari menjadi suatu hal yang belum maksimal dilakukan. Bahkan pihaknya menilai mengalami penurunan jika dibandingkan saat zaman Wali Kota Kendari Asrun.

TPA PUUWATU KENDARI

“Salah satu yang paling mencolok tidak maksimalnya pengelolaan sampah di Kota Kendari adalah masih banyaknya sampah yang berserakan di bak-bak sampah di Kota Kendari, “jelasnya pada kendariaktual.com, Minggu (30/4/2023).

Selain itu tuturnya, TPA Puuwatu yang pada saat beberapa tahun lalu menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia, saat ini sudah tidak terkelola lagi secara maksimal.

Jadi besar harapan Legislator asal Kecamatan Wuawua dan Kadia ini, dengan adanya UPTD Persampahan ini akan bisa memberikan solusi terbaik dalam penanganan dan pengelolaan sampah di Kota Kendari.

“Kami tentunya sangat berharap keberadaan UPTD Persampahan nantinya bisa kembali memaksimalkan penanganan sampah dan mengelola TPA Puuwatu seperti beberapa tahun lalu,”tuturnya.

ASMAWA TOSEPU

Sementara itu Pejabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menerangkan, saat ini pihaknya sudah mengusulkan ke pemerintah pusat untuk pembentukan UPTD Persampahan.

Alasan pembentukan UPTD Persampahan ini ujar Asmawa, agar penanganan sampah di Kota Kendari dapat ditangani khusus untuk oleh unit kerja yang venar-benar fokus untuk menangani secara maksimal.

“Kami berharap akan segera turun SK pembentukan UPTD Persampahan ini. Sebab kami inginkan pengelolaan dan penanganan persampahan di Kota lulo bisa lebih baik lagi,”ujarnya.

Selain itu tukas Asmawa, saat ini pihaknya menginginkan bagaimana TPA Puuwatu bisa kembali menjadi bahan percontohan dalam pengelolaan sampah seperti beberapa tahun lalu.

“TPA Puuwatu ini merupakan asset yang sangat berharga yang dimiliki Kota Kendari.  Jadi dengan adanya UPTD Persampahan ini kami akan upayakan pengelolaan TPA bisa berjalan dengan baik lagi dengan menghasilkan  gas metan yang bermanfaat buat masyarakat,”tukasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *