oleh

Ketua DPC PDI-P Koltim Optimis Kalahkan Petahana

KENDARIAKTUAL.COM, TIRAWUTA – Ketua DPC PDI-P Kolaka Timur (Koltim), Aris Mego mengaku optimistis bisa memenangkan pasangan Samsul Bahri Madjid-Andi Merya Nur (SBM) melawan petahana Tony Herbiansyah-Baharuddin pada pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020.

“Sebagai partai pengusung di koalisi SBM,kami optimistis mengalahkan petahana. Kalau head to head, kita yakin bisa meraih suara 70 persen untuk pasangan SBM. Dengan tingkat perolehan suara merata diseluruh wilayah yang ada di Kabupaten Kolaka Timur, ” kata Aris Mego, Kamis (13/8/2020) saat ditemui di kantor DPC PDI-P Koltim.

Optimisme Aris Mego mengalahkan petahana tentu berdasar. Apalagi partainya sudah teruji dan mempunyai sejarah panjang berhasil mengalahkan petahana pada pilkada lalu, baik secara nasional maupun secara khusus di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Jadi kami sama sekali tidak khawatir mengalahkan petahana. Walaupun mereka menggunakan strategis lain kami tidak merasa khawatir sedikit pun untuk melawannya, ” ujarnya.

Aris Mego melanjutkan, DPP PDI-P dua kali turun melakukan survei terhadap pasangan calon pilkada Koltim. Dan, hanya pasangan SBM yang dianggap mampu mengalahkan petahana.

Partai PDI-P merupakan salah satu partai pengusung dan pendukung Tony Herbiansyah-Andi Merya Nur pada pemilihan bupati dan wakil bupati Koltim tahun 2015. Kala itu, akronim pasangan itu adalah Tentram.

Partai lain yang menjadi pengusung Tentram adalah Demokrat dan NasDem. Namun pilkada kali ini, PDI-P dan Demokrat menarik diri dan memberikan dukungannya secara full terhadap pasangan Samsul Bahri-Merry (SBM).

Pernah menjadi bagian dari perjuangan petahana tentu banyak memberi pelajaran berharga bagi Aris Mego.

Apalagi saat itu, ia adalah Ketua tim pemenangan. Sedikit-banyak tentu Aris mampu membaca, memahami strategi maupun peta kekuatan petahana.

Bagi Aris Mego, petahana dalam hal ini Tony Herbiansyah adalah orang yang tidak komitmen dengan janji-janji politiknya kepada masyarakat Koltim pada pilkada 2015.

Reporter : Haswin Rangga

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *