oleh

Lawan Petahana Plus Didukung 2 eks Bupati Muna, Rajiun Optimis Menang 71 Persen

-Muna-253 views

KENDARIAKTUAL.COM, RAHA – Calon Bupati Muna LM Rajiun Tumada optimis akan memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten penghasil Jati tersebut dengan 71 persen.

LM Rajiun Tumada mengatakan, meski pun calon petahana didukung dua mantan Bupati Muna Ridwan Bae dan dr Baharuddin dirinya sama sekali tidak gentar. Bahkan dirinya yakin akan bisa menumbangkan calon petahana pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

“Saya tak gentar dua mantan bupati muna mendukung petahana. Justru saya optomis menang telak sampai 71,2 persen,” kata mantan Kasatpol PP Sultra ini, saat ditemui di kantor KPU Muna, Jumat (2/10/2020).

Kata Rajiun sapaan akrabnya, dirinya sangat meyakini bisa mengalahkan petahana meskipun didukung dua mantan bupati, karena para pendukung Dokter Baharuddin dan Rusman Emba sekarang banyak mendukung paslon RAPI.

“Jadi dengan bergabungnya pendukung DB dan RE, saya optimis menang telak. Kemenangannya sangat jauh, antara langit dan bumi. Saya dan La Pili ini, melawan dua mantan bupati dan bupati yang lagi cuti,” ungkapnya.

Dia menambahkan, masyarakat Muna sudah merasakan racikan atau pemerintahan Dokter Baharuddin dan Rusman Emba. Apa salahnya masyarakat Muna sekarang merasakan racikan dari La Ode M Rajiun Tumada.

“Saya menjamin racikan La Ode M Rajiun Tumada enak dan mantap sekali. Mulai dari memberikan pakaian sekolah gratis, PBB gratis kepada Lansia, pemberian TPP bagi ASN dan masih banyak lagi. Apa yang saya ucapkan ini sudah sy buktikan di Mubar seperti pakaian gratis untuk siswa dan TPP untuk ASN,” jelasnya.

Lebih lanjut, tambah Rajiun, sejauh ini dirinya sudah melaksanakan silahturahmi di 602 titik yang ada di Kabupaten Muna dan menyerap seluruh aspirasi masyarakat. “Insyaallah semua aspirasi masyarakat akan tuntas kita (RAPI) kerjakan. Adapun keinginan masyarakat Muna yakni perbaikan insfrastruktur jalan, air bersih dan pasar,” tuturnya.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat Muna untuk melaksanakan demokrasi yang sehat dan damai. Agar kedepan, Muna tidak lagi di anggap sebagai kabupaten yang pernah melaksanakan PSU.

Reporter : Adi R

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *