oleh

SBM Ajak Masyarakat Koltim Bersatu Lakukan Perubahan

KENDARIAKTUAL.COM, TIRAWUTA – Setelah dinyatakan lolos verifikasi sebagai salah satu kandidat oleh KPU Koltim, pasangan Samsul Bahri Madjid-Andi Merya Nur (Merry) mengajak segenap masyarakat untuk merapatkan barisan, tekad, kekuatan dan kebersamaan untuk menuju perubahan (reformasi) daerah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Dalam orasi politik di posko juang SBM, Samsul Bahri mengatakan, dengan selesainya pendaftaran di KPU bukan menjadi akhir dari perjuangan meraih kemenangan, menuju perubahan daerah. Tetapi, itu sebagai awal kebangkitan untuk menentukan siapa yang patut/ layak memimpin Koltim ke depan.

“Saya meminta kepada tim, simpatisan jangan cepat merasa puas dengan hasil yang dicapai sampai detik ini. Jangan sombong, jagalah selalu kebersamaan, bangun hubungan baik dengan sesama manusia. Tetapi mari sama-sama kita fokus dan bagaimana senantiasa bergerak menuju titik kemenangan di tanggal 9 Desember nanti,”katanya.

Mantan Pj Sekda Koltim ini pula mengutarakan, niatnya maju bersama Merry bukan karena haus akan kekuasaan. Akan tetapi semata-mata karena ingin melakukan perubahan di Koltim. Baik dari sistem pemerintahan, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan taraf hidup masyarakat Koltim secara umum.

“Kami berkomitmen dan berjanji akan menyelesaikan infrastruktur jalan di Koltim selama kepemimpinan kami. Empat partai besar ini akan memberikan support yang luar biasa sehingga dana-dana yang ada di Pusat bisa masuk ke Koltim demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Koltim. Teman-teman petani akan menjadi prioritas kita. Karena sebagian besar masyarakat Koltim hidup dalam pertanian.
Kami akan berbuat yang terbaik buat masyarakat Koltim,”ujar Samsul.

Dikatakan, seorang pemimpin harus mempunyai impian atau mimpi yang besar untuk masyarakat dan daerahnya. Harus harus memiliki manajemen akselerasi mendatangkan dana guna membangun daerahnya.

“Jangan lepas dari tanggungjawab. Untuk apa anda dipilih pemimpin kalau tidak mampu melayani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jangan menjadikan jalan provinsi sebagai alasan untuk tidak melakukan perbaikan. Sebab yang merasakan sendiri kondisi jalan tersebut adalah masyarakat Koltim. Kasihan masyarakat harus makan debu dan merasakan penderitaan akibat jalan berlumpur,”jelasnya.

Samsul juga meminta kepada tim, simpatisan, dan seluruh masyarakat agar tidak meragukan pasangan SBM, sebab telah mendapat dukungan dari empat partai besar (raksasa).

“SBM bukan kaleng-kaleng. Apalagi yang harus kita takuti. Apalagi yang harus kita ragukan. SBM adalah putra-putri Koltim yang dirindukan masyarakat untuk menjadi pemimpin guna mengadakan perubahan di daerah Koltim,” tandasnya.

Diakhir orasi politiknya, Samsul menyatakan, emas, berlian, liontin yang paling berharga adalah suara dari masyarakat Koltim. Suara masyarakat yang tidak bisa dijual, tidak bisa dinilai dengan uang.

“Saya sangat percaya bahwa suara masyarakat Koltim tidak bisa dibeli dengan uang seperti diisukan kalau 60 persen suara masyarakat Koltim bisa dibeli. Saya juga yakin dan percaya bahwa masyarakat Koltim hari ini sudah cerdas
dalam memilih bupati dan wakilnya,”tutupnya.

Reporter : Adinda Putri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *