oleh

Tondonggeu Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kendari

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Sejak Maret 2020, pandemi Covid-19 melanda hampir seluruh wilayah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Angka kasus pasien positif pun kian bertambah setiap harinya, hingga menjadikan Kendari sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

Namun, tidak semua kelurahan menjadi zona merah penyebaran virus corona di Kota Kendari. Kelurahan Tondonggeu, kecamatan Abeli, merupakan kelurahan yang belum melaporkan kasus Covid-19. Bahkan sampai hari ini, belum ada warga Tondonggeu yang terpapar Covid-19.

Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir mengaku, sangat senang dengan kedisiplinan warga Tondonggeu, yang terus menjaga pola hidup bersih dan sehat, yang menyebabkan tidak adanya kasus positif Covid-19 di daerah itu.

“Sudah hampir sepuluh bulan Covid ini menyerang Kota Kendari dan daerah ini masih menjadi satu-satunya yang masih steril terhadap penyebaran Covid-19,” ungkap Sulkarnain saat membuka acara bakti sosial PGRI Kota Kendari di kelurahan Tondonggeu, Minggu (20/12/2020).

Ia pun berharap, warga di kelurahan itu agar tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) serta terus memakai masker, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan saat beraktivitas di luar rumah.

“Aktivitas di wilayah ini terus berjalan seperti mana mesti, serta terus terjaga. Sehingga kehidupan di wilayah ini bisa tumbuh dengan baik sebagaimana daerah-daerah yang lain,” harapnya.

Untuk diketahui, di Kota Kendari total terdapat 67 kelurahan serta 10 kecamatan. Data dari gugus tugas Covid-19, Kota Kendari menjadi daerah teratas dengan jumlah kasus positif Covid-19 dari 17 kabupaten dan kota se Sultra.

Hingga, 18 Desember 2020, total pasien Covid-19 di Kendari mencapai 3767 orang. Di mana 3447 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh, 271 orang masih dalam proses perawatan atau isolasi di sejumlah Rumah Sakit (RS) di Kendari dan 49 orang  lainnya dinyatakan meninggal dunia.

 

Reporter: Idris E

Editor: Randi Ardiansyah


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait