oleh

100 Tukang Konstruksi di Kendari Ikut Pembekalan MTU

-Kendari-226 views

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Sebanyak 100 orang tukang konstruksi di Kota Kendari mengikuti pembekalan dan fasilitasi uji tenaga terampil dengan menggunakan Mobile Training Unit (MTU), di Lantai Basement Mesjid raya Al Kautsar Kendari, 2 sampai dengan 3 September.

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sulawesi Tenggara (Sultra) mengatakan, pelatihan ini digelar memiliki beberapa tujuan. Pertama pihaknya menginginkan meningkatkan skill tenaga kerja konstruksi dengan cara dibekali pengetahuan tentang kerja konstruksi.

“Dengan pelatihan ini kedepannya, kita tidak lagi menggunakan tenaga dari luar lantaran tenaga tukang konstruksi kita tidak bersertifikat. Jadi dengan disertifikasinya tukang kita ini bisa membatasi tenaga kerja dari luar,”jelasnya, di Lantai Basement Mesjid raya Al Kautsar Kendari, Rabu (2/9/2020).

Pahri juga menuturkan, untuk tenaga kerja konstruksi ini pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak legistlatif, agar kedepannya mendapatkan bantuan anggaran sehingga di 2021 medatang pihaknya bisa mensertifikasi 2.000 orang tenaga konstruksi.

“Pelatihan tenaga tukang konstruksi ini bukan hanya kami laksanakan di Kota Kendari. Tetapi kami lakukan secara berjenjang seluruh Sultra dengan menggunakan mobil pelatihan konstruksi. Dimana mobil ini berfungsi untuk melatih tenaga konstruksi yang ada di daerah ini agar memiliki sertifikat,”ujarnya.

Selain itu tuturnya, karena pelatihan ini masih dalam masa pandemi covid-19, maka pihaknya menerapkan standarisasi potorokol kesehatan covid 19 bagi seluruh peserta yang mengikuti pelatihan. Para peserta pelatihan ini, sebelum mengikuti pelatihan dilakukan rapid test dan setelah mengikuti materi menggunakan masker dan tetap mematuhi sosial distancing.

“Materi yang diberikan kepada peserta yakni bagaimana manajemen tukang yang meliputi menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi dilapangan seperti jika terjadi keterlambatan pekerjaan, langkah apa yang harus dilakukan oleh tukang untuk mengatasi persoalan tersebut,”tuturnya.

Peserta yang mengikuti pelatihan ini tambahnya, meliputi tukang batu, tukang besi, tukang kayu. Tetapi untuk kedepannya pihaknya akan melatih tukang listrik dan beberapa tukang lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan konstruksi.

Reporter : Rezky

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar