oleh

Dampingi SBM, Ketua DPW PAN Sultra Naik Helikopter ke Koltim

KENDARIAKTUAL.COM, TIRAWUTA – Ketua DPW PAN Sultra, Abdurrahman Saleh terbang dari Kabupaten Muna menggunakan helikopter menuju Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Tujuannya untuk mendampingi pendaftaran pasangan calon (paslon) Samsul Bahri Madjid-Andi Merya Nur (Merry) di kantor KPU, Jumat (4/9/2020) hari ini.

Helikopter yang ditumpangi Ketua DPR Sultra ini mendarat di lapangan sepak bola desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, sekitar pukul 14.50 wita. Dalam perjalanan ini, Abdurrahman tampak didampingi istri dan dua pengurus partai PAN Provinsi.

Abdurrahman Saleh dijemput oleh Ketua DPD PAN Koltim, Rahmatia Lukman, Kapolres Kolaka, AKBP Syaiful Mustofa, Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf Risa Wahyu Pudji Setiawan, Sekum DPD PAN Koltim, Risman Kadir, pengurus parpol PAN, pengurus parpol koalisi (PDI-P, Demokrat, Gerindra) serta simpatisan SBM.

Dari lokasi pendaratan, Abdurrahman bersama rombongan langsung digiring menuju posko juang SBM, Desa Simbune, Kecamatan Tirawuta. Barisan kendaraan roda dua dan roda empat dari simpatisan mewarnai perjalanan menuju posko.

Sebelum Abdurrahman dan rombongan bertandang ke Koltim, terlebih mereka melakukan perjalanan di Kabupaten Muna, mendampingi paslon LM Rajiun Tumada-La Pili mendaftar di KPU Muna.

Tim pemenangan dan simpatisan paslon SBM, pengurus parpol pengusung juga melakukan penjemputan terhadap Ketua DPD Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar, perwakilan DPD PDI Perjuangan Sultra di perbatasan Koltim-Konawe, desa Tumbudadio.

Iringan kendaraan roda dua dan roda empat juga memeriahkan penjemputan. Selanjutnya, kedua petinggi partai bersama rombongan ini digotong menuju posko juang SBM. Suasana jalur poros Tirawuta sempat mengalami kemacetan.

Penjemputan ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Kolaka serta jajarannya (wilayah Koltim) serta dari kesatuan TNI, Dandim Kolaka dan jajarannya.

Reporter : Haswin Rangga

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *