oleh

Pemkot Kendari Dorong Pengrajin Perak Jadi Lebih Unggul

-Kendari-672 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang kini berada dibawah kepemimpinan Asmawa Tosepu selaku Pj Wali Kota terus mendorong peningkatan kreativitas, produktivitas, serta daya saing pengrajin perak sebagai produk unggulan di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal itu ditunjukkan dengan mengadakan pelatihan kerajinan perak yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari, bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kendari, Senin (7/11/2022).

Asmawa mengungkapkan, potensi kerajinan perak di Kota Kendari sangat menjanjikan, bahkan produk para pengrajin perak juga telah dikenal di daerah lain yang ada di Indonesia.

“Hal itu terlihat dari hasil produk kerajinan perak pengrajin di Kendari yang memiliki akurasi kualitas dan tingkat ketelitian yang sangat bagus,” katanya.

Namun kata dia, para pengrajin tersebut masih berkutat pada dua hal, yaitu aspek produksi dan aspek pemasaran. Sehingga kata dia melalui pelatihan tersebut diharapkan menjadi titik awal berkembangnya industri kerajinan perak di Kota Kendari.

Dia melanjutkan, pihaknya akan membangun pojok Dekranasda yang berpusat di Balai Kota Kendari. Pojok Dekranasda itu kata dia, akan menampilkan hasil kerajinan warga masyarakat Kota Kendari.

“Sehingga ke depan bisa menjadi salah satu peluang atau destinasi wisata bagi warga masyarakat yang berkunjung ke Kota Kendari,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari, Muh. Ali Aksa mengatakan bahwa, pelatihan itu dilakukan sebab kerajinan perak merupakan salah satu budaya atau warisan turun-temurun masyarakat Kota Kendari.

“Bertujuan melestarikan dan memperkenalkan lagi kerajinan perak kepada masyarakat. Sekaligus meningkatkan kualitas para pengrajin dalam menghasilkan kerajinan perak,” katanya.

Dimana, kerajinan perak di Kota Kendari lanjutnya, dapat dikenal dengan kualitas dan keunggulan yang luar biasa. Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya bersama Dekranas Kota Kendari berinisiatif agar pelatihan perak terus digiatkan di Kota Kendari.

“Dengan mengajak kalangan anak muda kita untuk mencintai kerajinan-kerajinan lokal, yang bersifat kreatif, produktif dan inovatif,” ungkapnya.

Sehingga ia berharap, melalui pelatihan tersebut ada perkembangan secara baik dan dapat dijadikan sebagai sesuatu yang memiliki nilai jual dan dapat dijadikan nilai wisata saat ada yang berkunjung di Kota Kendari.

“Dan hasil kerajinan perak itu bisa menjadi salah satu pilihan oleh-oleh bagi yang tengah berkunjung di Kota Kendari,” ujarnya.

Untuk peserta pelatihan berasal dari beberapa sektor, ada yang berasal dari Dekranasda, dari Dinas dan dari masyarakat itu sendiri. Lebih banyak dari masyarakat sekitar 80 persen.

Lanjut ia menyampaikan, selain pelatihan mengenal praktek pengolahan perak, peserta akan menerima inovasi serta pengenalan terkait perak dan bagaimana membentuk perak tersebut.

“Perak itukan sepintas kalau kita lihat dia dari benda padat yang dibentuk menjadi benang dan benang itu dipotong-potong dan dirangkai sedemikian rupa, setelah mengenal itu baru kita latih,” ungkapnya.

“Setelah dipraktekkan kita akan berikan nuansa mereka bagaimana sisi ekonomisnya atau sisi penjualannya,” katanya mengakhiri.

Reporter : Nurul

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.