oleh

Sistem BDR Dinilai Merusak Mental Anak

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Sistem Belajar Dari Rumah (BDR) dinilai merusak mental anak, sebab dengan model pembelajaran seperti ini membuat murid tidak disiplin dengan jam sekolahnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari La Ode Azhar mengatakan, BDR ini berdampak pada mental antal, yang mana mereka tidak terlatih bangun pagi dan tidak disiplin dengan waktu jam sekolahnya.

“Saya tidak mau mengambil contoh pada orang lain, ini saya rasakan sendiri begitu sulit mengontrol anak pagi hari. Buntutnya mereka nanti kesulitan ketika proses belajar kembali normal nantinya,”jelasnya, di ruang kerjanya, Selasa (10/8/2020).

Satu aspek lain lagi yang mesti menjadi perhatian pemerintah saat ini katanya, bagi masyarakat yang kurang mampu tentunya akan kesulitan mengikuti proses belajar mengajar online seperti sekarang ini.

“Selain persoalan mental anak, proses BDR ini juga berdampak pada masyarakat yang kurang mampu. Dimana mereka harus berupaya membeli paket internet guna memenuhi kewajiban proses belajar mengajar online ini,”ujarnya.

Awal dari proses BDR ini lanjutnya, pemerintah menyatakan ini gratis. Tetapi kenyataan yang ada dilapangan tidak terjadi dan hal ini membebani masyarakat. Jadi dia berpendapat, kalau memang pemerintah ingin menerapkan New Normal jangan sepotong-sepotong penerapannya.

“Kalau kita bicara New Normal mari kita menerapkan New Normal sekaligus. Biarkan anak-anak sekolah, sebab yang ada dipemikiran saya sekarang kenapa pelelangan ikan, mall dibuka yang jelas-jelas tidak memperhatikan protokol kesehatan covid 19. Ini tentunya menimbulkan pertanyaan kenapa hal tersebut terjadi,”tuturnya.

Untuk itu tukasnya, pihaknya akan segera melakukan kordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari terkait penerapan New Normal untuk sektor pendidikan. Sebab jika model seperti ini yang diterapkan akan mempersulit masyarakat kurang mampu dan membuat anak tidak disiplin.

Reporter : Rezky

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait