oleh

Optimalkan Pelayanan Kesehatan, Pemkot Bangun RS Tipe D

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari kini tengah mengupayakan perbaikan pelayanan umum sektor kesehatan, dengan rencana membangun Rumah Sakit (RS) Tipe D. Rencananya, pembangunan RS Tipe D itu akan dibangun di kecamatan Puuwatu, kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengungkapkan, pembangunan RS tersebut agar memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Terlebih katanya, ia sangat ingin kota Kendari memiliki dua RS.

“Kita tidak ingin masyarakat kita sakit, tapi karena kondisi saat ini terlebih dengan adanya pandemi Covid-19. Pelayanan kesehatan bagi masyarakat sangat penting, olehnya kami ingin punya dua rumah sakit,” bebernya saat ditemui awak media, Kamis (13/8/2020).

Menurutnya,  jika pemerintah Kota Kendari memiliki dua tumah sakit, maka satu rumah sakit bisa digunakan untuk menangani wabah atau bisa dijadikan rumah sakit khusus lainnya.

Terkait soal anggaran, Sulkarnain mengaku, pihaknya berencakan akan melakukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp146 miliar, dengan jangka waktu pengembalian yang cukup ringan yakni sekitar 10 tahun.

“Sudah ditaksir, rumah sakit tipe D ini bisa memberikan sumbangan PAD (Pendapatan Asli Daerah) sebesar Rp20 sampai dengan Rp35 miliar setiap tahun. Jadi, selain bisa memberikan pelayanan optimal ke masyarakat, hadirnya rumah sakit ini menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah,” ujarnya.

Namun sebelumnya, kata Sulkarnain, pihaknya terlebih dahulu akan membangun ruang rawat khusus pasien Covid-19.

“Waktu penurunan jumlah pasien dalam perawatan beberapa waktu lalu membuat masyarakat umum kembali berobat di rumah sakit. Nah, saat ini jumlah kasus positif kembali meningkat. Setiap hari ada penambahan. Tentu kami khawatir masyarakat umum yang datang tertular, sehingga kami berupaya mempercepat pembangunan ruang rawat inap khusus pasien covid-19,” tutupnya.

Berdasarkan informasi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kendari, hingga 12 Agustus 2020 pukul 17.00 wita, jumlah kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 316 kasus. Rinciannya, sebanyak 159 pasien sembuh, 7 pasien meninggal dunia, dan 152 masih dalam proses penyembuhan.

 

Reporter: Hady Suryadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait