oleh

KPwBI Sultra Sebut Bawang Merah dan Angkutan Udara Picu Inflasi Juli 2022

-Ekobis-507 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut pada Juli 2022 Sultra mengalami inflasi sebesar 2,08 persen, dimana lebih tinggi dari bulan sebelumnya yakni -0,24 persen dan lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 0,65 persen.

Kepala KPwBI Sultra, Doni Septadijaya, mengatakan, inflasi pada Juli 2022 ini dipicu oleh tarif angkutan udara dan harga bawang merah disusul ikan layang, ikan kembung serta bahan bakar rumah tangga.

Lebih lanjut, Doni mengatakan, kenaikan tarif angkutan udara terutama untuk tarif antar provinsi dipicu oleh kenaikan harga avtur dan penyesuaian tarif pajak bandara ditengah permintaan yang tinggi selama periode liburan idul adha.

“Sedangkan, kenaikan harga bahan bakar rumah tangga dipicu penyesuaian harga elpiji non subsidi ukuran lima dan 12 kg yang diakibatkan kenaikan harga gas dunia,” tuturnya di Bincang Bareng Media (BBM), Jumat (12/8/2022).

Selain itu terang Doni, masih tingginya curah hujan pada bulan Juli juga menyebabkan beberapa komoditas sayuran seperti bawang merah memicu kenaikan harga lebih lanjut. Meski demikian, inflasi pada bulan laporan tertahan oleh membaiknya pasokan minyak goreng seiring realisasi perdagangan dengan mitra distributor yang berasal dari luar Sultra.

“Hal tersebut berdampak pada normalisasi harga minyak goreng yang terus berlanjut,” pungkasnya.

Reporter : Nurul
Editor     : Rasman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait