DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Pengelolaan Pasar di Kendari

Advetorial1181 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – DPRD Kota Kendari meminta Pemerintah Kota (Pemkot)  untuk lebih memaksimalkan pengelolaan pasar di ibukota Sulawesi Tenggara ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim mengatakan, Pemkot Kendari memiliki pasar tradisional yang punya potensi Pendapat Asli Daerah (PAD) untuk dimaksimalkan.

Hanya saja untuk meningkatkan pengelolaan pasar lanjut Politisi Partai Amanat Nasional ini, Pemkot Kendari harus bisa memaksimalkan seluruh stakeholder yang ada agar pasar-pasar tersebut bisa dikelola secara baik.

Dinkes Diminta Waspadai Wabah DBD di Kota Kendari
Samsuddin Rahim

“Beberapa pasar di Kota Kendari dibangun dengan menggunakan APBD Kota Kendari.  Jadi sangatlah kita sayangkan pasar-pasar tersebut tidak bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Pemkot Kendari, “jelasnya pada kendariaktual.com, Rabu (26/4/2023).

Mantan ketua DPRD Kota Kendari ini menuturkan, Pemkot Kendari telah membentuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar beberapa bulan lalu. Jadi keberadaan Perumda Pasar ini tentunya diharapkan, bisa menjadi salah satu indikator untuk meningkatkan pengelolaan pasar.

Khusus untuk Perumda tambah Legislator asal Kecamatan Kadia dan Wuawua ini, hendaknya memiliki peran yang lebih maksimal lagi dalam mengatur manajemen pengelolaan pasar di Kota Kendari.

“Kami harapkan Perumda Pasar bisa menjadi ujung tombak untuk lebih maksimal pengelolaan pasar-pasar milik Pemerintah Kota Kendari,”tuturnya.

DPRD Kota Kendari
Sahabuddin

Menimpali pernyataan Samsuddin Rahim, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari Sahabuddin menukaskan, persoalan pengelolaan pasar di Kota Kendari memang menjadi suatu hal yang mesti distribusi oleh Pemkot Kendari.

Sebab pasar-pasar tradisional yang menjadi asset Pemkot Kendari katanya, masih belum bisa memberikan kontribusi maksimal bagi peningkatan PAD. Jadi pihaknya menginginkan, adanya langkah-lamgkah positif yang tepat dari Pemerintah Kota untuk memaksimalkan potensi PAD dari pasar.

“Masih banyak kebocoran pasokan PAD yang dikelola oleh Pemkot Kendari. Jadi mesti ada keseriusan dari Pemkot Kendari untuk menangani hal ini,”tukasnya.

Selain itu lanjutnya, keberadaan dari pasar-pasar siluman mesti menjadi perhatian khusus dari Pemkot Kendari. Sebab keberadaan pasar-pasar siluman ini turut berpengaruh pada pengelolaan pasar resmi di Kota Kendari.

“Kita mesti tegas dalam menyikapi persoalan pasar siluman ini jika kita menginginkan pengelolaan pasar di Kota Kendari bisa lebih baik lagi kedepannya,” tukasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *