oleh

Program Kendari Bergerak Prioritas APBD 2023

-Advetorial-128 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari Tahun Anggaran (TA) 2023 bakal diprioritaskan untuk program kebersihan sesuai program pemerintah Kota Kendari 2023-2026 dengan slogan Kendari bergerak.

“Prioritasnya tentu kebersihan, tadi pimpinan dan anggota DPRD kota Kendari, sepakat bahwa kita prioritas kebersihan, sehingga perlu akan ada penambahan tugas – tugas di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang memang terkait dengan kebersihan, karena kitakan ingin wujudkan Kota Kendari ini memang betul – betul kota yang nyaman, huniannya yang nyaman bersih terutama,”jelasnya pada usai sidang pariurna penyerahan APBD Kota Kendari tahun 2023 Jumat (21/10/2022).

Asmawa Tosepu mengatakan, keputusan tersebut dipilih lantaran menyesuaikan dengan kebutuhan Kota Kendari saat ini. Sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asmawa menyebut kebersihan merupakan hal yang utama untuk menjadikan kota yang maju dan hunian yang nyaman bagi masyarakat.

Menurut Asmawa Tosepu selain fokus pada kebersihan Kota Kendari, pada APBD tahun 2023 mendatang juga akan didedikasikan untuk pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat dan untuk kegiatan yang benar – benar dibutuhkan dan bukan karena daftar keinginan.

“Kita ingin Kota Kendari ini menjadi kota yang maju, jadi kita sudah konkritkan dalam program dan kegiatan kota Kendari dengan tetap mengacu tetap pada rencana pembangunan daerah, karena APBD 2023 itu adalah tahun pertama dari dokumen perencanaan pembangunan daerah masa transisi kepemimpinan kepala daerah sampai tahun 2024,” jelasnya.

Dia memaparkan, untuk pendapatan daerah pada 2023 diproyeksikan Rp1, 484 triliun. Selanjutnya, belanja daerah ialah Rp1, 495 triliun. Pembiayaan daerah sendiri diproyeksikan Rp74 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp63 miliar.

“Kami berharap setelah Rancangan Peraturan Daearah (Raperda) APBD tahun 2023 ini dibahas bersama yang tentunya melalui persetujuan DPRD Kendari, hingga dievaluasi oleh gubernur. Selanjutnya segera ditetapkan menjadi Perda APBD 2023 tepat waktu,” ungkapnya.

Asmawa Tosepu berharap dengan nantinya APBD tahun 2023 mendatang dapat menjadi Perda pembangunan kota Kendari dapat terus di lakukan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Kendari.
Wakil Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim mendukung upaya pemerintah Kota Kendari kembali memprioritaskan kebersihan Kota Kendari tahun 2023, karena selama ini perhatian terhadap kebersihan hampir hilang.

DPRD Kendari
SAMSUDDIN RAHIM

“Kami sangat mendukung upaya Pak Pj. Wali Kota Kendari kembali mengaktifkan kegiatan bersih Kota Kendari, apalagi kita tahu bersama Kota Kendari sudah beberapa kali dapat adipura, semoga kita bisa mempertahankan adipura itu,” ungkap politisi PAN ini.

Dia juga melihat program Kendari bergerak sudah mulai dijalankan utamanya di bidang kebersihan, seperti kerja bakti yang dilakukan camat dan lurah, termasuk pemangkasan pepohonan di jalan-jalan protokol yang melibatkan beberapa OPD, termasuk pengangkutan sampah bekas tebangan itu.

Sedangkan Fraksi Demokrasi Kebangkitan Indonesia (DKI) diwakili Noviana, mengatakan, apa yang di programkan ke depan bisa menjadikan Kendari sebagai kota yang bersih , gesit, ramah, asri dan kondusif dengan tagline Kendari Bergerak.

“Ke depan pembangunan kota bisa lebih kreatif dan inovasi lagi sehingga bisa menambah pundi-pundi PAD sehingga bisa mencapai target yang telah ditentukan,” ungkapnya. (Adv)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.