oleh

Buruh 2 TKBM di Kendari Segel Kantor KSOP

-Headline, Kendari-388 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Tidak kunjung mendapatkan rekomendasi untuk bekerja di pelabuhan Kendari Newport, ratusan buruh yangvtergabung dalam Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Karya Bahari dan Tunas Bangsa Mandiri menyegel kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari, Selasa (4/10/2022).

La Ode Kololino Kordinator Lapangan aksi para buruh ini mengatakan, pihaknya datang ke kantor KSOP Kendari ini untuk memperjelas kapan akan dikeluarkannya rekomendasi buat bekerja di pelabuhan Kendari Newport.

Para buruh mempertanyakan hal ini ungkapnya, karena pihaknya sudah memenuhi seluruh persyaratan yang diminta oleh KSOP Kendari untuk bisa bekerja di PT Kendari Newport.

“Syarat yang diminta oleh KSOP Kendari mulai dari nota kesepakatan untuk bekerja besama-sama antara TKBM Karya Bahari dan Tunaa Bangsa Mandiri sudah dipenuhi oleh kami. Selain itu juga surat keterangan dari kementerian koperasi tentang keabsahan kepengurusan TKBM Tunas Bangsa Mandiri juga sudah kami miliki,”ungkapnya di pelabuhan Kendari Newport, Selasa (4/10/2022).

Lino menambahkan, pihaknya saat ini akan menduduki kantor KSOP Kendari sampai adanya keputusN tentang rekomendasi untuk bekerja di Pelabhhan Kendari Newport.

Hal ini dilakukan lanjutnya, sebab pihaknya mensinyalir ada permainan yang dilakukan oleh oknum di PT KSOP Kendari sehingga surat rekomendasi ini bum keluar.

“Kami akan terus menduduki tempat ini dan memberhentukan seluruh kegiatan yang ada di pelabuhan Kendari Newport sampai adanya keputusan yang jelas,”tuturnya.

Sementara itu Ketua TKBM Karya Bahari La Ode Alimin menukaskan, pihaknya meminta KSOP Kendari tidak menghambat keluarnya rekomendasi ini. Sebab seluruh syarat administrasi telah dipenuhi.

“Saya minta KSOP Kendari segera mengambil keputusan yang jelas. Sebab kami akan terus menduduki kantornya jika tidak ada keputusan,”tukasnya.

Reporter : Idris
Editor      : Rasman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.