DPRD Dukung Pemkot Menata dan Menjaga Kebersihan Kota Kendari

Advetorial110 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI –DPRD Kota Kendari mendukung program Pemerintah Kota Kendari untuk menciptakan kebersihan dan menata Kota Kendari lebih baik lagi.

Wakil Ketua DPRD Kota Kendari Samsudin Rahim mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya Pj. Wali Kota Kendari untuk menciptakan kebersihan dan menata Kota Kendari.

Diungkapkannya, Kota Kendari merupakan daerah di Sulawesi Tenggara yang paling banyak mendapatkan adipura. Jadi dengan motivasi membersihkan Kota Kendari bisa meraih prestasi berupa Piala Adipura.

“Kami dari DPRD Kota Kendari mendukung upaya Pemkot kembali menggalakkan kebersihan, kalau dapat adipura itu hanya bonus saja karena berhasil menjaga kebersihan,” jelasnya, pada kendariaktual.com, Rabu (15/5/2024)

Politisi PAN ini mengakui belakang ini penanganan kebersihan di Kota Kendari menurun. Dia berharap dengan diaktifkan kembali penanganan kebersihan di Kota Kendari oleh Pj wali kota, wajah Kota Kendari bisa kembali tertata rapi dan indah.

Selain itu ungkapnya, pern dari masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan hendaknya juga menjadi suatu hal yang prioritas. Sebab langkah pemerintah kota tidak akan maksimal jika tidak mendapatkan dukungan dari masyarakat.

“Kota Kendari ini merupakan kiblatnya pemerintahan Sultra. Jadi sudah menjadi tanggung jawab dari Pemkot Kendari serta keharusan bagi kami wakil rakyat untuk mendukung seluruh program pemerintah yang mengarah pengembangan kota Kendari kearah yang positif,”tuturnya.

DPRD Kendari
Fadli Bafadal

Senada dengan itu anggota Komisi III DPRD Kota Kendari Fadli Bafadhal mengungkapkan, Pemkot Kendari saat ini terus berbenah guna mengembalikan kota Kendari sebagai kota yang bersih dan tertata dengan baik.

Untuk itu lanjut legislator asal Partai Nasdem ini, sinegistias seluruh stakeholder yang ada untuk mesukseskan program Pemerintah Kota Kendari haruslah lebih baik lagi.

“Menjadikan kota Kendari yang bersih dan tertata dengan baik merupakan impian seluruh masyarakat Kota Kendari. Jadi kami akan terus memberikan dukungan untuk lebih baiknya kota Kendari,”tuturnya.

Adapun Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari Paminuddin menjelaskan, sebelumnya penilaian adipura lebih fokus pada penanganan kebersihan, namun kali ini penilaian juga difokuskan pada pengurangan sampah.

Paminuddin

“Harus ada pengurangan sampah, karena dalam Perpres no 97 tahun 2017, menyampaikan di tahun 2025 pengurangan sampah minimal 30 persen dan penanganannya 70 persen, berarti kalau penilaian tahun 2022, kita harus diatas 22 persen pengurangan,” teragnya.

Salah satu solusi pengurangan sampah dengan mengaktifkan bank sampah dimulai dari OPD. Ini akan mudah dan minim biaya, terbukti yang telah mereka lakukan di DLHK, diaman setiap Jumat ASN membawa sampah anorganik ke kantor dan hari itu juga sudah ada pengepul yang siap membeli.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *