oleh

HAB Kemenag ke-77, Kemenag Sultra Ziarah ke Makam Pahlawan

-Kendari-724 Dilihat

KENDARIAKTUAL.COM, KENDARI – Memperingati Hari amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) RI ke-77 yang jatuh 3 Januari 2023, Kanwil Kemenag Sultra ziarah serta tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Watubangga Kendari, Senin (2/1/2023).

Kakanwil Kemenag Sultra H Zainal Mustamin mengatakan, ziarah ini sebagai upaya memberikan penghormatan sekaligus doa kepada pahlawan nasional dan pahlawan lokal, sebagai penghargaan atas atas jasa-jasa dan perjuangan yang telah diberikan bagi Kemerdekaan Indonesia dan telah membuka jalan bagi pembentukan Departemen Agama, lima bulan setelah Indonesia merdeka, 3 januari 1946.

“Mari kita bangkitkan semangat nasionalisme dan spiritualisme para pahlawan mengilhami jalan dan pengabdian panjang kita untuk Kementerian Agama hari ini dan masa-masa yang akan datang,” ungkapnya. .

Lebih lanjut, Kakanwil juga menyampaikan arahan khusus bagi seluruh ASN Kemenag Sultra, yakni tepat tanggal 3 Januari yang merupakan puncak HAB ke 77, akan dilakukan upacara sekaligus ramah tamah. Kemudian pada 14 Januari akan dilaksanakan jalan sehat kerukunan, dimana ASN Kanwil dan Kemenag Kota Kendari akan bergabung di Kemenag Kab. Konawe.

“Mari kita semarakkan sebagai bukti cinta dan pengabdian kita kepada Kementerian Agama yang kita cintai. Hari ini kita sudah harus memulai untuk melakukan percepatan realisasi anggaran, untuk mewujudkan 70 persen realisasi anggaran di bulan ke tujuh nanti,” tuturnya.

Kakanwil juga meminta seluruh pejabat administrator, PPK dan semua yang terlibat agar bertanggungjawab penuh terhadap RKA-KL dalam rangka percepatan belanja modal, belanja barang, belanja pegawai dan bantuan yang sudah harus dimulai dari sekarang. Semua diharapkan mampu mendukung percepatan dan peningkatan perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat serta menekan potensi inflasi daerah.

“Tahun 2023 adalah tahun berprestasi dan berbudaya kerja tinggi. Semua pegawai Kemenag dituntut bekerja cepat, terukur dan bertanggung jawab dalam melayani masyarakat dan memperkuat kerukunan umat beragama. Dengan sistem kerja yang terintegrasi dan terkontrol secara nasional, sebagaimana yang baru saja diluncurkan pada Hari Guru Nasional pada November 2022 lalu melalui satu aplikasi tunggal Kementerian Agama, yaitu aplikasi Pusaka Kemenag,” terangnya.

“Dengan sistem ini, tidak ada tempat bagi pegawai yang malas dan berkinerja rendah di Kementerian Agama,” pungkasnya.

Reporter : Nurul
Editor      : Rasman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.